Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Step by step Cara Menanam Bayam Hidroponik

menanam bayam hidroponik

Menanam bayam pada sistem hidroponik sebenarnya masih sama dengan cara menanam tanaman-tanaman sayuran daun lainnya menggunakan sistem hidroponik dengan model apa pun.

Hanya saja menanam dengan sistem hidroponik memberikan kesempatan panen yang cenderung lebih cepat, dikarenakan adanya larutan nutrisi yang membantu pertumbuhan tanaman bayam berjalan dengan baik.

Baik bayam merah maupun bayam hijau yang dibudidayakan secara hidroponik sebenarnya sama saja. Umur tanaman kedua jenis bayam ini cenderung sama begitu pun cara perawatannya begitu pun dalam hal pemberian nutrisi.

Kita lanjutkan...

Step by Step Menanam Bayam Hidroponik

Pada ulasan berikut ini, kita akan mempraktikkan cara menanam bayam merah menggunakan sistem hidroponik rakit apung sederhana. Oleh karenanya ada pun langkah-langkanya di antaranya:

Langkah 1 - Menyiapkan Alat dan Bahan

Alat dan bahan yang perlu disediakan adalah:

  1. Rockwool
  2. Benih / Bibit Bayam Merah
  3. Gergaji Besi
  4. Tusuk Sate atau bisa diganti dengan Lidi
  5. Sprayer / Semprotan jika diperlukan
  6. Nampan atau wadah semai
  7. Sistem Hidroponik

Bila belum memiliki sistem hidroponik! Anda bisa mencoba atau membuat sistem hidroponik rakit apung sederhana!

Langkah 2 - Menyiapkan Media Tanam

Selanjutnya ambil rockwool lalu diiris segi empat bentuk dadu namun tidak langsung terputus. Kurang lebih seperti gambar berikut:

menanam bayam hidroponik

Langkah 3 - Melubangi Bagian Tengah Rockwool

Selanjutnya silakan menggunakan tusuk sate atau lidi untuk melubangi sedikit bagian tengah rockwool lalu di isi dengan benih bayam merah antara 2 - 4 biji per lubang. Lalu basahi rockwool dengan cara disemprot menggunakan sprayer.

menanam bayam hidroponik

Langkah 4 - Jaga Kelembapan Rockwool

Setelah 2 hari, biasanya benih bayam akan mulai pecah. Oleh karenanya selalu jaga media semai rockwool tetap lembap agar tunas bayam dapat tumbuh secara maksimal. Semprot dengan sprayer atau dengan melakukan penyiraman ringan. Periksa selalu pada setiap pagi dan sore hari.

menanam bayam hidroponik

Langkah 5 - Pindah Tanam ke Sistem Hidroponik

Setelah benih berumur 10 hari atau tanaman bayam telah berdaun 3 - 4 lembar. Rockwool sudah bisa diiris terpisah bentuk dadu untuk siap dipindahkan ke dalam net pot dan siap ditempatkan pada sistem hidroponik.

Anda bisa menggunakan sistem hidroponik apa pun, yang sudah dipersiapkan sebelumnya! Baik hidroponik sistem rakit apung, sistem wick, DFT dan NFT system, dan lain sebagainya.

Mengatur Pekatan Nutrisi Hidroponik Tanaman Bayam

Setelah melakukan pindah tanam ke sistem hidroponik, selanjutnya Anda bisa mengatur pekatan nutrisi pada hidroponik pada awal pindah tanam berada di angka 800 ppm. Selanjutnya dapat dinaikkan kembali pekatan nutrisi tersebut secara berkala sampai pada hari ke-17 atur nutrisi pada angka 1.000 ppm.

Setelah tanaman sudah memasuki umur 20 hari hingga waktu panen atur pekatan nutrisi menjadi 1.200 ppm.

Pengontrolan Tanaman Bayam Hidroponik

Selama masa pemeliharaan selalu lakukan pengontrolan tanaman. Pastikan tanaman selalu mendapatkan sinar matahari yang cukup serta bak air nutrisi tetap bersih serta tidak mengalami kekeringan.

Lakukan pengecekan pada tanaman baik di bagian daun, akar hingga batang untuk memastikan pertumbuhan tanaman dan mengantisipasi gejala-gejala dini yang mungkin saja membuat tanaman tidak tumbuh dengan baik.

Pemanenan Bayam Hidroponik

Masa panen bayam hidroponik umumnya 30 - 40 hari. Anda bisa melakukan panen dengan mencabut langsung tanaman atau memotong bagian batang untuk dibiarkan kembali tumbuh.

Demikian semoga bermanfaat...

N.B - Seluruh gambar maupun materi di dalam postingan ini bersumber dari hidroponikpedia.com pada artikel mereka di 'cara menanam bayam merah hidroponik'

Posting Komentar untuk "Step by step Cara Menanam Bayam Hidroponik"