Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Kenali dan Ketahui Cara Menangani Penyakit Antraknosa Pada Cabai

cara menangani antraknosa pada cabai

Antraknosa adalah salah satu penyakit yang umumnya sering menyerang tanaman cabai. Melansir dari nurfam.com disebutkan penyakit antraknosa merupakan penyakit utama yang menyebabkan kerugian ekonomis pada tanaman cabai serta merupakan penyakit tanaman di daerah tropis maupun subtropis.

Kerugian besar akibat penyakit antraknosa ini dapat menurunkan hasil panen hingga 50 - 90% terutama jika pada musim hujan. Hal ini dikarenakan jamur penyebab antraknosa dapat berkembang dengan cepat pada daerah yang memiliki kelembaban tinggi disertai suhu udara yang juga tinggi.

Penyakit Antraknosa

Penyakit antraknosa pada tanaman cabai disebabkan oleh tiga jenis spesies cendawan Colletotrichum, yaitu: C. acutatum, C. gloeosporioides, dan C. capsici.

Pada buah cabai spesies cendawan Collectotrichum, yang menyerang dan menyebabkan penyakit antraknosa yakni oleh spesies jamur Collectotrichum capsisi. Jamur ini dapat terbawa oleh biji atau benih dan dapat menyerang tanaman pada saat pembibitan.

Selain itu berdasarkan beberapa referensi, jamur ini dapat bertahan pada sisa tanaman atau buah sakit, termasuk bisa mencemari air yang tidak mengalir sehingga memicu dan memudahkan penularan. Misalnya penggunaan air yang sudah tercemar bibit jamur penyebab penyakit antraknosa untuk menyiram tanaman cabai.

Oleh karena itu, penanganan tanaman cabai agar terhindar dari penyakit antraknosa sebaiknya dilakukan sebelum tanaman benar-benar terserang penyakit. Ini dikarenakan penanganan setelah terserang penyakit akan lebih sulit dilakukan dan perlu ditangani dengan benar.

Ciri-Ciri Penyakit Antraknosa Pada Cabai

Pada tanaman cabai yang terserang penyakit antraknosa, memiliki ciri-ciri sebagai berikut:

  • Ditandai dengan munculnya bercak hitam melingkar atau coklat membusuk pada bagian kulit cabai
  • Bercak tersebut dapat berbentuk bundar atau cekung serta dapat menjangkit buah yang dewasa atau matang dari berbagai ukuran.
  • Buah cabai yang sudah terserang lama-kelamaan akan terus menyebar ke seluruh buah yang menyebabkan buah jadi busuk total
  • Buah yang sudah terjangkit akan menjangkit buah yang lainnya terutama pada buah yang berdekatan atau saling menyentuh langsung.
antraknosa pada cabai

Cara Menangani Penyakit Antraknosa Pada Cabai

Upaya pengendalian penyakit antraknosa pada cabai dapat dilakukan dengan beberapa langkah sebagai berikut:

Penanganan Sebelum Terjangkit Penyakit Antraknosa

Penanganan sebelum tanaman cabai terserang penyakit antraknosa merupakan cara paling utama yang perlu diantisipasi sedini mungkin. Beberapa penanganan tersebut, yakni dengan cara:

  1. Sebelum menanam cabai, sebaiknya melakukan pemilihan benih yang benar-benar sehat atau tahan terhadap penyakit. Jika perlu pilih varietas cabai yang toleran terhadap antraknosa.
  2. Lakukan pencegahan sedini mungkin dengan penggunaan fungisida yang tepat. Penggunaan fungisida dapat dilakukan pada tanaman cabai yang sudah mulai mengeluarkan buah.
  3. Lakukan pembersihan gulma pada tanaman cabai sehingga saluran drainase dapat berjalan dengan baik terutama bila menggunakan plastik mulsa. Gulma dapat menghambat mengalirnya air dari lahan, dan drainase yang tidak cukup bagus dapat menyebabkan penyakit tanaman mudah sekali berkembang pada kondisi yang lembab.
  4. Buatkan drainase yang bagus dan kalau perlu dengan lahan bedengan tanam yang cukup tinggi.
  5. Memberikan jarak tanam yang lebih lebar. Misalnya dengan pola zig-zag untuk menghindari kelembaban udara dan supaya sinar matahari dapat mengenai tanaman cabai secara merata.
  6. Memantau pertumbuhan tanaman cabai secara rutin, untuk dapat mengantisipasi dan mengendalikan penyakit sedini mungkin.

Penanggulangan Setelah Terjangkit Antraknosa

Tidak bisa dipungkiri bahwa penanggulangan penyakit antraknosa pada tanaman cabai hingga saat ini masih menjadi momok karena bisa menyebabkan penurunan bahkan kegagalan panen. Jika tanaman cabai sudah mulai terkena antraknosa, maka pengendaliannya akan sulit dilakukan.

Meski demikian, berikut beberapa upaya yang dapat dilakukan bila tanaman cabai sudah terlanjur terjangkit penyakit antraknosa, cara menanganinya dapat dilakukan dengan upaya-upaya berikut ini:

  1. Jika terlanjur terinfeksi antraknosa! Maka pangkaslah seluruh bagian tanaman yang terinfeksi, baik daun, batang ataupun buah. Pemangkasan dilakukan dengan hati-hati jangan sampai dahan dan buah yang sudah terinfeksi dapat menjangkit bagian tanaman yang sehat atau tanaman cabai lainnya.
  2. Jika seluruh bagian tanaman cabai sudah terjangkit antraknosa sebaiknya tanaman dimusnahkan dan diganti baru. Pastikan buah, daun atau batang tidak jatuh ke tanah media tanam yang dapat memicu biang penyebab penyakit antraknosa hidup.
  3. Bagian tanaman yang terjangkit antraknosa yang sudah dipangkas dapat dimusnahkan dengan cara dibakar atau ditanam. Jika di tanam, perlu dipastikan ditanam pada tanah yang tidak ditanami tanaman yang mudah terjangkit penyakit antraknosa. Oleh karena itu, penanganan terbaik adalah sangat disarankan dengan cara dibakar.
  4. Sebaiknya saat akan memusnahkan bagian tanaman yang terjangkit antraknosa, kita tidak menyentuh langsung tanaman yang terjangkit antraknosa menggunakan tangan kosong tanpa pelapis. Oleh karena itu menggunakan sarung tangan sekali pakai yang selanjutnya dapat dibakar bersamaan dengan tanaman yang dimusnahkan menjadi saran paling utama.
  5. Pastikan air yang digunakan untuk menyiram tanaman, tidak terjangkit jamur penyebab penyakit antraknosa, seperti mencuci cabai yang terkena antraknosa langsung pada wadah penampungan air atau mencuci tangan setelah memegang buah cabai yang terjangkit antraknosa dalam wadah penampungan air. Cara ini dapat mencemari air dengan bibit jamur penyebab penyakit antraknosa.
  6. Setelah melakukan pemusnahan tanaman dan bagian tanaman cabai yang terjangkit antraknosa. Selanjutnya tanaman cabai perlu diberikan perawatan menggunakan fungisida dan pestisida sintetik selain untuk menghalau hama juga untuk mencegah jamur penyebab antraknosa berkembang. Tahapan ini, sama halnya dengan tindakan yang dilakukan pada tahap pencegahan.
  7. Penggunaan beberapa pestisida nabati seperti pestisida dari bawang putih juga dapat dimanfaatkan sebagai alternatif pencegahan hama dan penyakit antraknosa pada tanaman cabai, sehingga tanaman cabai yang dihasilkan lebih aman dan sehat.
  8. Lakukan langkah-langkah pencegahan.

Demikian itulah beberapa hal yang mungkin perlu diketahui tentang penyakit antraknosa dan bagaimana cara menangani antraknosa pada cabai, semoga ulasan ini memberikan gambaran dan memberikan manfaat kepada teman tani di mana pun berada.

Referensi:

  • https://nufarm.com/id/penyakit-antraknosa/
  • https://www.corteva.id/berita/Mengenal-Penyakit-Antraknosa-pada-Tanaman-Cabai-Bikin-Buah-Busuk.html
  • https://dspace.uii.ac.id/bitstream/handle/123456789/16995/05.2%20bab%202.pdf

Posting Komentar untuk "Kenali dan Ketahui Cara Menangani Penyakit Antraknosa Pada Cabai "